Minggu, 22 Mei 2022

CARA MENAMBAH DEVICE TIA PORTAL

  1. Double klik Add new device yang ditandai warna merah. 

  2. Pilih Controller > CPU > CPU 1214C DC/DC/DC > 6ES7 214-1AG40-0XB0 kemudian tekan OK. 

  3. Tampilan CPU akan muncul pada rak (Rack_0). 

    • Rack adalah barisan modul PLC yang memiliki urutan.
    • Slot adalah urutan modul PLC pada rack.
    • Tiap nomor slot pada rack, sudah diatur oleh SIEMENS.
    • Berikut dibawah ini penjelasan untuk tiap nomor slot :
      • Slot nomor 1 pada Rack_0 untuk CPU yaitu CPU 6ES7 214-1AG40-0XB0.
      • Slot nomor 103-101 pada Rack_0 untuk communication module seperti profibus module, point to point module, dll.
      • Slot nomor 2-9 pada Rack_0 untuk signal module seperti digital input/output module, analog input/output module, function module, dll.

CARA MEMBUAT FILE POJECT BARU TIA PORTAL

  1. Double klik program TIA PORTAL V13. 

  2. Klik Project view yang ditandai warna merah. 

  3. Klik New project yang ditandai warna merah. 

  4. Beri nama file dengan nama “Belajar1” pada Project name dan pilih lokasi penyimpanan file pada Path, kemudian tekan Create. 

  5. Pembuatan file project baru telah selesai. 

Penjelasan Tentang System and Clock Memory pada S7-1200

 Mungkin semua merk CPU PLC pasti memiliki fitur-fitur yang sama seperti:

  1. memory first scan
  2. memory always on
  3. memory always off
  4. memory clock pulse

Pada merk SIEMENS diseluruh tipe CPUnya, ambil contoh seperti S7-1200 juga memiliki fitur seperti penjelasan diatas.

Fitur tersebut diatas, istilah pada SIEMENS CPU S7-1200 adalah System and Clock Memory.

Berikut tampilan untuk System and Clock Memory pada SIEMENS S7-1200.

Salah satu contoh aplikasi pada system memory bisa untuk mengetahui status awal PLC saat power dinyalakan shingga memory bit (FirstScan) akan ON sesaat.

Salah satu contoh aplikasi pada clock memory bisa untuk menyalakan lampu secara blinking tanpa harus menambah program timer.

TEORI DASAR MAPPING ADDRESS SIEMENS

 Rule mapping address :

  1. Byte adalah kumpulan 8 bit yang digabung menjadi satu. Dengan kata lain, 1 Byte adalah sama dengan 8 bit. (1 Byte = 8 bit )
  2. Gambaran secara umum hubungan Byte dengan bit adalah sebagai berikut. Bit ke Byte
  3. Format penulisan memory Byte pada SIEMENS.
    • MB 0 maksudnya adalah memory Byte address 0.
    • MB 1 maksudnya adalah memory Byte address 1
    • MB 2 maksudnya adalah memory Byte address 2.
    • MB 3 maksudnya adalah memory Byte address 3.
    • dst.
  4. Urutan address 8 bit dalam format Byte adalah sebagai berikut.
    • 0 adalah bit ke 1.
    • 1 adalah bit ke 2.
    • 2 adalah bit ke 3.
    • 3 adalah bit ke 4.
    • 4 adalah bit ke 5.
    • 5 adalah bit ke 6.
    • 6 adalah bit ke 7.                                  7 adalah bit ke 8.format bit ke Byte
  5. Format penulisan memory bit pada SIEMENS adalah sebagai berikut. Contoh:
    • M0.0 maksudnya adalah memory bit 0 (bit ke 1) pada address 0.
    • M0.1 maksudnya adalah memory bit 1 (bit ke 2) pada address 0.
    • M0.2 maksudnya adalah memory bit 2 (bit ke 3) pada address 0
    • M0.3 maksudnya adalah memory bit 3 (bit ke 4) pada address 0.
    • M0.4 maksudnya adalah memory bit 4 (bit ke 5) pada address 0.
    • M0.5 maksudnya adalah memory bit 5 (bit ke 6) pada address 0.
    • M0.6 maksudnya adalah memory bit 6 (bit ke 7) pada address 0.
    • M0.7 maksudnya adalah memory bit 7 (bit ke 8) pada address 0.
  6. Format address pada memory Byte dengan memory bit pada SIEMENS adalah sebagai berikut. format Byte
  7. Word adalah kumpulan 2 Byte yang digabung menjadi satu. Dengan kata lain, 1 Word adalah sama dengan 2 Byte atau 1 Word adalah sama dengan 16 bit. Format Byte to Word
  8. Urutan address 8 bit dalam format Word adalah sebagai berikut. format bit ke Word
  9. Format address pada memory Word dengan memory Byte dan format address pada memory Byte dengan memory bit pada SIEMENS adalah sebagai berikut.  format word
  10. Berikut terdapat 4 memory Byte dengan format Memory Word.  All format sampai word

 

 

PLC ( Programmable Logic Controller )

PLC adalah kepanjangan dari Programmable Logic Controller yaitu suatu kontroler yang dapat diprogram sesuai dengan logika dari user. Dimana proses memprogram yaitu bisa :

  1. mengupload, (mengambil semua atau beberapa fungsi program dari PLC menuju ke PC / Laptop)
  2. mendownload, (memasukan semua atau beberapa fungsi program dari PC/Laptop menuju ke PLC)
  3. memodifikasi program secara online, (merubah suatu fungsi program dimana program tersebut masih terhubung dengan PLC secara langsung)
  4. memodifikasi program secara offline,(merubah suatu fungsi program dimana program tersebut tidak terhubung dengan PLC secara langsung)