Jumat, 07 April 2023

Pemahaman HP Android Ke Tembok

Untuk memproyeksikan layar HP Android ke tembok, Anda memerlukan aplikasi proyektor dan koneksi yang tepat antara HP Android Anda dan proyektor.

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menggunakan aplikasi proyektor pada HP Android Anda:

  1. Unduh aplikasi proyektor dari Google Play Store. Beberapa aplikasi proyektor yang populer di antaranya: Miracast, Screen Mirroring, dan AllCast.

  2. Pastikan HP Android dan proyektor terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama.

  3. Buka aplikasi proyektor pada HP Android Anda dan ikuti instruksi untuk menghubungkan HP Android Anda ke proyektor.

  4. Setelah Anda terhubung, tampilan HP Android Anda akan diproyeksikan ke tembok melalui proyektor.

  5. Sesuaikan kualitas gambar dan ukuran layar proyeksi agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Penting untuk dicatat bahwa beberapa HP Android mungkin tidak kompatibel dengan aplikasi proyektor tertentu atau mungkin memerlukan adaptor tambahan untuk terhubung ke proyektor. Pastikan Anda memeriksa spesifikasi HP Android Anda dan persyaratan aplikasi proyektor sebelum mencoba memproyeksikan layar HP Android Anda ke tembok.


Berikut adalah beberapa contoh aplikasi proyektor HP Android ke tembok:

  1. Miracast - Wireless Display: Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memproyeksikan layar HP Android Anda ke proyektor secara nirkabel melalui teknologi Miracast.


  2. Screen Mirroring: Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memproyeksikan layar HP Android Anda ke proyektor melalui koneksi Wi-Fi atau kabel HDMI.


  3. AllCast: Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memproyeksikan berbagai jenis konten, seperti video, musik, dan foto, dari HP Android Anda ke proyektor melalui koneksi Wi-Fi atau kabel HDMI.


  4. EZCast: Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memproyeksikan layar HP Android Anda ke proyektor melalui koneksi Wi-Fi atau kabel HDMI. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti pemutar media dan remote control.


  5. iProjection: Aplikasi ini dirancang khusus untuk memproyeksikan layar HP Android ke proyektor Epson. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memproyeksikan berbagai jenis konten, seperti dokumen, foto, dan video.



Jumat, 27 Mei 2022

CARA ADDRESSING ATAU PENGALAMATAN PLC SIEMENS TIA PORTAL

Addressing/pengalamatan dapat digolongkan menjadi 4 macam berdasarkan jumlah datanya, yaitu:

  1. Bit
    • Bit adalah satuan informasi terkecil dalam sistem komunikasi data. Addressing dengan mode bit hanya mengenal logika 0 dan 1. Logika 1 berarti ON atau 24 VDC, sedangkan logika 0 berarti OFF atau 0 VDC. Contoh data bit dapat dilihat pada gambar di bawah ini. 

  2. Byte
    • Byte terdiri atas 8 bit data. Gambar di bawah ini adalah contoh data Byte dan cara addressing Byte

  3. Word
    • Word terdiri atas 2 Byte data atau 16 bit data. Gambar di bawah ini adalah contoh data word dan cara addressing word

  4. Double Word
    • Double word terdiri atas 2 word data, atau 4 byte data, atau 32 bit data. Gambar di bawah ini adalah contoh data double word dan cara addressing double word

Pada bagian memory dan data dapat terjadi kesalahan pengambilan data addressing jika tidak teliti dalam mengakses addressing memory dan data tersebut. Gambar di bawah ini adalah contoh addressing pada memory

Perhatikan contoh diatas, angka 0 pada ID0 dan angka 2 pada IW2 adalah mengacu pada Byte paling kiri pada alamat tersebut. Penggunaan addressing pada SIMATIC S7 harus dilakukan dengan teliti, jika tidak akan terjadi tumpang tindih, sehingga menyebabkan terjadi kesalahan pengambilan data. Contoh penggunaan addressing yang salah dapat dilihat di bawah ini. 

Pada contoh di atas, apabila address MW14 telah dipakai, kemudian di bagian program yang lain memakai address MW15, maka akan terjadi tumpang-tindih (overlap) data. Kesalahan tersebut akan berakibat fatal pada sistem pabrik seluruhnya.

Memory adalah wadah/tempat penyimpan, dimana didalam wadah tersebut terdapat isi. Isi tersebut adalah data.
Data adalah nilai, jumlah data tergantung dari tipe dari memory tersebut.
Memory bisa berbentuk bit, Byte, word, double word. Untuk lebih jelas tentang overlap data, lihatlah penjelasan tabel dibawah ini. 

Penggunaan memoy bit sesuai tabel adalah
  • M0.0; M0.1; M0.4; M1.6; M1.7; M10.2; M10.3; M11.2; M11.3; M12.4; M14.0; M15.4; M15.5
Penggunaan memory Byte sesuai tabel adalah 
  • MB2; MB3; MB15
Penggunaan memory word sesuai tabel adalah 
  • MW4
Penggunaan memory double word sesuai tabel adalah 
  • MD6
Penggunaan memory yang salah atau overlap adalah seperti pada tabel diatas, yaitu:
  • MW3
    • MW3 adalah kumpulan dari MB3 & MB4 sedangkan MB3 & MW4 sudah terpakai terlebih dahulu.
  • MD5
    • MD5 adalah kumpulan dari: 
      • MW5 & MW7 atau, 
      • MB5, MB6, MB7, MB8
Sedangkan memory tersebut diatas sudah terpakai terlebih dahulu oleh:
  • MW4 dimana kumpulan dari MB4 & MB5.
  • MD6 dimana kumpulan dari MW6 & MW8.

Kamis, 26 Mei 2022

PENJELASAN JENIS MEMORY PADA PLC SIEMENS TIA PORTAL

Memory adalah device penyimpanan suatu logika yang bersifat sementara. Penyimpanan data dapat berupa bit, Byte, integer/word, double integer/double word, real, dll.

Jika pemrograman PLC sangat dasar dan sederhana, mungkin cukup hanya menggunakan memory input dan output. Apabila pemrograman PLC sangat kompleks maka tidak cukup hanya menggunakan memory input dan output sehingga membutuhkan memory lain untuk menghubungkannya.

Memory tersebut adalah:

  • Memory bersimbol M
    • Kapasitas memory M terbatas, sama dengan input-output.
    • Dengan kata lain, jumlah memory M yang tersedia sudah ditentukan secara hardware.
    • Contoh memory M dengan pengalamatannya sebagai berikut:
      • Memory M bit: M0.0; M0.1; M30.2; M55.7; M255.3 
      • Memory M Byte: MB0; MB2; MB5; MB10; MB200 
      • Memory M integer/word: MW7; MW9; MW11; MW13
      • Memory M double integer/double word/real: - MD0; MD4; MD8; MD12
      • Berikut salah satu contoh penggunaan memory M dalam bit

  • Memory bersimbol Data block Kapasitas memory Data block lebih besar dari pada memory M. Data block dipresentasikan dengan symbol DB, dengan diikuti kode dibelakangnya. Contoh memory Data block sebagai berikut: 
    • Data block bit: DB1.DBX0.0; DB10.DBX3.0; DBX55.DBX3.2 
    • Data block Byte: DB2.DBB0; DB4.DBB4; DB99.DBB32 
    • Data block integer/word: DB5.DBW3; DB300.DBW8; DB79.DBW120 
    • Data block double integer/double word/real: DB5.DBD3; DB100.DBD78; DB500.DBD100
    • Berikut beberapa contoh penggunaan memory Data block

Data integer dan word sebenarnya adalah data yang sama (nilai, dan jumlah yang sama). Perbedaan integer dengan word, yaitu:
  • Integer digunakan untuk tipe data apapun yang merepresentasikan bilangan bulat.
  • Word digunakan untuk tipe data apapun yang merepresentasikan bilangan Hexa.

CARA MEMBUAT PROGRAM NEGATIVE TRIGGER TIA PORTAL

Negative trigger adalah aktifasi sinyal yang didapat dari perubahan sinyal 1 ke sinyal 0. Berikut ilustrasi sinyal negative trigger


  1. Pada basic instruction, gunakan instruksi dibawah ini. 

  2. Buat program seperti gambar dibawah ini. 

  3. Ujilah pada software simulator, Bagaimana hasil output dari Q10.5 Output SR3
  4. Amati dan pelajari konsep kerja dari instruksi negative trigger
  5. Untuk lebih memahami instruksi tersebut, klik pada instruksi negative trigger kemudian klik F1

  6. Klik tulisan bergaris N_TRIG: Scan RLO Negative signal edge untuk melihat detail penjelasan dari instruksi negative trigger

CARA MEMBUAT PROGRAM POSITIVE TRIGGER TIA PORTAL

Positive trigger adalah aktifasi sinyal yang didapat dari perubahan sinyal 0 ke sinyal 1. Berikut ilustrasi sinyal positive trigger


  1. Pada basic instruction, gunakan instruksi dibawah ini. 

  2. Buat program seperti gambar dibawah ini. 

  3. Ujilah pada software simulator, Bagaimana hasil output dari Q10.4 Output SR2.
  4. Amati dan pelajari konsep kerja dari instruksi positive trigger
  5. Untuk lebih memahami isntruksi tersebut, klik pada intruksi positive trigger kemudian klik F1

  6. Klik tulisan bergaris P_TRIG: Scan RLO positive signal edge untuk melihat detail penjelasan dari instruksi positive trigger. 

CARA MEMBUAT PROGRAM RESET/SET FLIP-FLOP TIA PORTAL

  1. Pada basic instruction, gunakan instruksi dibawah ini. 

  2. Klik dan tahan intruksi RS reset/set flip-flop, kemudian drag/geser menuju garis rung ladder network5

  3. Berikan alamat input-output dan sertakan nametag-nya seperti gambar dibawah ini. 

  4. Untuk memberikan contact NO pada fungsi set, klik garis kecil pada pin S1 (set)

  5. Double klik contact NO pada menu basic instruction.

  6. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.  

  7. Berikan alamat pada pin S1 (set) dengan I5.7 dan berikan nametag-nya seperti gambar dibawah ini. 

  8. Ujilah pada software simulator, Bagaimana hasil output dari Q10.3 Output RS
  9. Amati dan pelajari konsep kerja dari instruksi RS reset/set flip-flop
  10. Untuk lebih memahami isntruksi tersebut, klik pada intruksi reset/set flip-flop kemudian klik F1

  11. Klik tulisan bergaris RS: Reset/Set flip-flop untuk melihat detail penjelasan dari instruksi RS reset/set flip-flop

Rabu, 25 Mei 2022

CARA MEMBUAT PROGRAM SET/RESET FLIP-FLOP TIA PORTAL

  1. Pada basic instruction, gunakan instruksi dibawah ini. 

  2. Klik dan tahan intruksi SR set/reset flip-flop, kemudian drag/geser menuju garis rung ladder network4

  3. Berikan alamat input-output dan sertakan nametag-nya seperti gambar dibawah ini. 

  4. Untuk memberikan contact NO pada fungsi reset, klik garis kecil pada pin R1 (reset)

  5. Double klik contact NO pada menu basic instruction

  6. Hasilnya seperti gambar dibawah ini. 

  7. Berikan alamat pada pin R1 (reset) dengan I5.5 dan berikan nametag-nya seperti gambar dibawah ini. 

  8. Ujilah pada software simulator, Bagaimana hasil output dari Q10.2 Output SR. 
  9. Amati dan pelajari konsep kerja dari instruksi SR set/reset flip-flop
  10. Untuk lebih memahami isntruksi tersebut, klik pada intruksi set/reset flip-flop kemudian klik F1

  11. Klik tulisan bergaris SR: Set/Reset flip-flop untuk melihat detail penjelasan dari instruksi SR set/reset flip-flop

CARA MEMBUAT PROGRAM OUTPUT SET/RESET TIA PORTAL

  1. Pada basic instruction, gunakan instruksi dibawah ini. 

  2. Klik dan tahan intruksi set output, kemudian drag/geser menuju garis rung ladder network2

  3. Lanjutkan dengan instruksi reset output pada garis rung ladder network3. Buat program identik seperti dibawah ini. 

  4. Ujilah pada software simulator, Bagaimana hasil output dari Q10.1 Relay2. 
  5. Amati dan pelajari konsep kerja dari instruksi output set/reset
  6. Untuk lebih memahami instruksi tersebut, klik pada intruksi set output kemudian klik F1

  7. Klik tulisan bergaris -(S)-: Set output untuk melihat detail penjelasan dari instruksi set output

Selasa, 24 Mei 2022

CARA DOWNLOAD & ONLINE PROGRAM KE SOFTWARE SIMULATOR PLCSIM

  1. Klik pada start simulation. 

  2. Akan muncul window simulation seperti ini. 

  3. Muncul juga window Extended download to device, rubah PG/PC interface menjadi PLCSIM S7-1200/S7-1500 kemudian klik start search. Hasilnya seperti dibawah ini. 

  4. Pada tabel compatible devices akan muncul tampilan sebagai berikut: 

  5. Device pada tabel compatible devices adalah device dimana program PLC didownloadkan. Dalam hal ini device yang dimaksud adalah CPU-1200 Simulation (software simulator / PLCSim)
  6. Klik load untuk mendownload program PLC. 

  7. Muncul window load preview yang bertujuan untuk pengecekan sebelum download program. Centang biru menandakan program PLC siap untuk didownload. Kemudian klik load

  8. Centang start all, kemudian klik finish

  9. Hasil dari proses download akan merubah tampilan dari software simulator seperti gambar dibawah ini. 

    • RUN adalah tombol menjalankan program PLC. 
    • STOP adalah tombol menghentikan program PLC.
    • MRES adalah tombol membersihkan program PLC pada device.
    • Indicator RUN/STOP adalah status program PLC sedang berjalan.
    • Indicator ERROR adalah status program PLC error.
    • Indicator MAINT adalah status CPU abnormal. 
  10. Kemudian klik go online untuk melihat proses kerja program secara realtime

  11. Lingkaran warna hijau menandakan bahwa program PLC dengan simulator berstatus sinkron. Double klik Main [OB1]

  12. Klik monitoring on/off untuk melihat proses kerja program yang dibuat. 

  13. Hasilnya adalah sebagai berikut.  

    • Warna hijau adalah jalur adanya sinyal.
    • Warna biru dengan garis putus-putus adalah jalur tidak adanya sinyal.
  14. Klik tombol switch to project view untuk melihat status logika dari tiap-tiap alamat input-output, dan memory data lainnya. 

  15. Klik tanda panah pada SIM tables, kemudian double klik pada SIM table_1

  16. Pada SIM table_1, tepat pada baris pertama isikan alamat I5.0 kemudian tekan Enter

  17. Hasilnya seperti gambar dibawah ini. 

  18. Selanjutnya isikan baris berikutnya dengan alamat I5.1 dan Q10.0. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini. 

  19. Klik pada kolom bits baris pertama untuk mencentang (Tombol start) maka secara otomatis (Relay1) akan tercentang. 

  20. Kemudian hilangkan lagi centang (Tombol start) maka (Relay1) masih tercentang. 

  21. Kemudian lihat program PLC pada software PLC yang sebelumnya sudah dionlinekan. Hasilnya adalah sebagai berikut. 

  22. Kembali pada SIM Table_1, Klik pada kolom bits baris kedua untuk mencentang (Tombol stop) maka secara otomatis centang pada (Relay1) hilang. 

  23. Kemudian hilangkan lagi centang (Tombol stop) maka centang pada (Relay1) masih hilang. 

  24. Kemudian lihat program PLC pada software PLC yang sebelumnya sudah dionlinekan. Hasilnya adalah sebagai berikut. 

  25. Amatilah setiap perubahan kolom dan baris pada SIM table_1 saat melakukan perubahan bit pada setiap alamat input.  

  26. Amatilah setiap perubahan alamat input dari SIM table_1 terhadap program PLC. SIM table_1 Software PLC.